Kentang


Kentang mungkin terlihat cukup aman, tapi apakah Anda tahu bahwa kentang sebenarnya berasal dari keluarga yang sama dari tanaman beracun Solanaceae?

Kentang memiliki risiko tertentu untuk kesehatan kita karena mengandung senyawa beracun yang dikenal dengan glycoalkaloids, yang paling mengkhawatirkan adalah solanin yang memengaruhi saraf dan sistem pencernaan, menyebabkan sakit kepala, lemas, limbung, diare dan muntah dan lain-lain.

Keracunan kentang sangat jarang terjadi, tapi hindarilah kentang yang sudah berkecambah — yang cenderung memiliki konsentrasi glycoalkaloids yang lebih tinggi — dan kentang yang telah berubah hijau. Meski warna hijau dalam kentang sendiri tidak berbahaya, hal tersebut menunjukkan bahwa kentang telah terpapar cahaya matahari, yang dapat juga mendorong tingkat solanin untuk naik di atas kadar yang aman.

Popcorn microwave


Meskipun makan popcorn microwave tidak diyakini berbahaya bagi kesehatan, namun ditemukan bahwa popcorn dengan bumbu mentega mengandung bahan kimia berbahaya (diacetyl) dalam bumbu tersebut yang melepaskan gas beracun ketika dimasukkan ke dalam microwave.

Meskipun sejauh ini hal tersebut sebagian besar hanya dialami oleh pekerja pabrik — dengan banyak timbulnya penyakit paru-paru yang disebut sebagai “paru-paru popcorn” — seorang konsumen kini diketahui juga mengidap gangguan paru-paru akibat racun tersebut.

Namun, ini jelas tidak dapat menjadi patokan, karena penderita tersebut mengaku bahwa ia mengonsumsi popcorn microwave setidaknya dua kali sehari selama 10 hingga 12 tahun. Jika Anda makan dalam jumlah sedikit, mungkin paling aman untuk mengonsumsinya di rumah, hanya berhati-hatilah untuk menghindari gas ketika membuka kemasan popcorn tersebut.

Cabai

Image result for gambar cabe
Cabai terkenal karena pedasnya, yang membuatnya sangat terkenal. Kendati begitu, ternyata kepedasan tersebut dihasilkan dari senyawa kimia (capsaicin) yang dapat menyebabkan efek keracunan seperti sakit perut, gatal-gatal, dan dalam kasus paling parah, dapat berujung pada kematian.

Bagi kebanyakan orang, mengonsumsi cabai hanya sedikit berbahaya, namun capsaicin memang paling baik dibatasi dalam konsumsinya, jadi pastikan untuk tidak terlalu banyak memakannya dan hindari kompetisi makan makanan pedas!

cara merawat mata

10 Cara merawat kesehatan mata

1. Makan banyak buah-buahan dan sayuran

Wortel sarat akan beta karoten yang sangat membantu dalam menjaga kesehatan mata. Itu dikarenakan beta karoten merupakan antioksidan yang dapat mengurangi risiko degenerasi makula.

2. Hindari memakai lensa kontak selama lebih dari 19 jam

Hal ini dapat menyebabkan kerusakan mata permanen serta ketidaknyamanan pada mata Anda. Jangan pula memakai kacamata terlalu lama.

3. Kurangi penggunaan tetes mata

Mengurangi pemakaian obat tetes mata. Menggunakan tetes mata untuk mengatasi mata merah boleh saja, namun hanya sesekali. Jika berlebihan, itu malah akan merusak kesehatan mata Anda.

4. Gunakan mentimun

Gunakan mentimun untuk mengompres kelopak mata Anda. Taruh irisan mentimun yang dingin dan lembut di atas kelopak mata selama 10 menit sebelum tidur di malam hari untuk mencegah bengkak.

5. Pakailah kacamata hitam pelindung UV

Gunakan lensa yang terpolarisasi, bukan hanya sekadar lensa yang gelap. Kacamata hitam pelindung UV diperlukan untuk melawan paparan dari sinar matahari.

6. Hindari duduk terlalu lama di depan komputer

Untuk menjaga kesehatan mata, cobalah untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar komputer. Hal itu dapat membuat mata lelah.

7. Kenakan kacamata di saat yang tepat

Pastikan untuk memakai kacamata atau memakai pelindung mata lainnya ketika bekerja di sekitar bahan kimia atau tempat dengan partikulat udara yang berbahaya.

8. Jangan membaca dalam cahaya redup

Untuk menjaga kesehatan mata, hindari membaca dalam cahaya lampu yang redup yang bisa menyebabkan ketegangan mata. Jika mata terasa lelah, berhenti untuk sementara waktu dan beristirahat.

9. Jangan langsung melihat cahaya yang terlalu terang

Jangan langsung melihat cahaya yang terlalu terang. Jangan fokuskan mata Anda pada sinar matahari, karena dapat merusak mata Anda.

10. Melatih mata dan membuatnya untuk bersantai

Cobalah memfokuskan mata pada suatu obyek yang dekat dengan Anda, sebuah obyek yang agak jauh. Ulangi proses ini beberapa kali.
Duduklah, tempatkan siku di pinggul, tutup mata dan tutup mata dengan telapak tangan Anda. Jauhkan telapak tangan yang menutupi mata Anda selama 10 detik. Buka mata Anda dan ulangi seperlunya.

Inilah sepuluh cara untuk menjaga kesehatan mata. Ingat, lebih baik mencegah daripada mengobati. Rawatlah mata Anda karena tanpa itu Anda tidak akan bisa melihat indahnya dunia.

Minyak zaitun

Minyak zaitun memang sehat. Tapi, ketika Anda menggunakan minyak zaitun untuk menggoreng telur, steak, atau makanan apa saja yang Anda santap, minyak zaitun dapat membuat makanan yang lezat jadi beracun. Ketika minyak zaitun dipanaskan, maka zat yang terkandung di dalamnya berubah menjadi karsinogenik.

wanita memakai Celana jeans menurut islam

Celana jeans bukanlah pakaian yang diperbolehkan dikenakan untuk Muslimah saat dia berada di kehidupan umum. Jenis pakaian itu hanya boleh dikenakan saat dia di dalam rumah (kehidupan khusus) baik sendiri maupun bersama-sama dengan mahramnya.

Menurut syariat Islam, busana yang telah ditetapkan bagi wanita ketika ia keluar di kehidupan umum adalah khimar (kerudung) dan jilbab (baju gamis).

Dalil yang menunjukkan perintah bahwa Muslimah diwajibkan mengenakan kerudung (khimar) adalah firman Allah swt; “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya..” (QS. al-Nuur:31)

Ayat ini berisi perintah dari Allah swt agar wanita mengenakan khimar (kerudung), yang bisa menutup kepala, leher, dan dada.

Imam Ibnu Mandzur di dalam kitab Lisaan al-‘Arab menuturkan; al-khimaar  li al-mar`ah : al-nashiif  (khimar bagi perempuan adalah al-nashiif (penutup kepala).  Ada pula yang menyatakan; khimaar adalah kain penutup yang digunakan wanita untuk menutup kepalanya.

Ibnu al-‘Arabiy di dalam kitab Ahkaam al-Quran jilid III/1369 menyatakan, “Jaib” adalah kerah baju, dan khimar adalah penutup kepala. Imam Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari ‘Aisyah ra, bahwasanya ia berkata, “Semoga Allah mengasihi wanita-wanita Muhajir yang pertama.  Ketika diturunkan firman Allah swt “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung mereka ke dada mereka”, mereka membelah kain selendang mereka”. Di dalam riwayat yang lain disebutkan, “Mereka membelah kain mereka, lalu berkerudung dengan kain itu, seakan-akan siapa saja yang memiliki selendang, dia akan membelahnya selendangnya, dan siapa saja yang mempunyai kain, ia akan membelah kainnya.”  Ini menunjukkan, bahwa leher dan dada ditutupi dengan kain yang mereka miliki.”

Imam Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya menyatakan; “Khumur adalah bentuk jamak (plural) dari khimaar; yakni apa-apa yang bisa menutupi kepala. Khimaar kadang-kadang disebut oleh masyarakat dengan kerudung (al-miqaana’), Sa’id bin Jabir berkata, “wal yadlribna : walyasydadna bi khumurihinna ‘ala juyuubihinna, ya’ni ‘ala al-nahr wa al-shadr, fa laa yara syai` minhu (walyadlribna : ulurkanlah kerudung-kerudung mereka di atas kerah mereka, yakni di atas leher dan dada mereka, sehingga tidak terlihat apapun darinya).”

Adapun kewajiban mengenakan jilbab bagi kaum Muslimah dijelaskan di dalam surat al-Ahzab ayat 59. Allah swt berfirman: “Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang”. (QS. al-Ahzab: 59)

Ayat ini merupakan perintah yang sangat jelas kepada kaum Muslimah untuk mengenakan jilbab. Sedangkan yang dimaksud dengan jilbab adalah milhafah (baju kurung) dan mula’ah (kain panjang yang tidak berjahit).

Di dalam kamus al-Muhith dinyatakan, bahwa jilbab itu seperti sirdaab (terowongan) atau sinmaar (lorong), yakni baju atau pakaian longgar bagi wanita selain baju kurung atau kain apa saja yang dapat menutup pakaian kesehariannya seperti halnya baju kurung.”

Imam Qurthubiy di dalam Tafsir Qurthubiy menyatakan, “Jilbaab adalah tsaub al-akbar min al-khimaar (pakaian yang lebih besar daripada kerudung).  Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas dan Ibnu Mas’ud, jilbaab adalah ridaa’ (jubah atau mantel). Ada pula yang menyatakan ia adalah al-qanaa’ (kerudung).  Yang benar, jilbab adalah tsaub yasturu jamii’ al-badan (pakaian yang menutupi seluruh badan).  Di dalam shahih Muslim diriwayatkan sebuah hadits dari Ummu ‘Athiyyah, bahwasanya ia berkata, “Ya Rasulullah , salah seorang wanita diantara kami tidak memiliki jilbab. Nabi menjawab,”Hendaknya, saudaranya meminjamkan jilbab untuknya”. Wallahu a’lam.

APA KABAR PENDIDIKAN INDONESIA

indonesia

Apa kabar pendidikan Indonesia saat ini? sebuah pertanyaan yang jawabannya hanya berhenti pada kata “buruk”. Bagaimana tidak? Berbagai permasalahan yang oleh pihak pemerintah terus ditangguhkan tampak semakin melebar. Alhasil, pada tanggal 17 April 2015 Bapak Menteri Pendidikan kita menyatakan pendidikan Indonesia sedang dalam fase Gawat Darurat.

Berbicara tentang pendidikan Indonesia, mari kita memikirkan ulang sesuatu yang lebih esensial, lebih dasar, lebih simple namun perlu jawaban sigap segera: kemana pendidikan ini akan berlabuh? tujuan apa yang ingin dicapai, apakah proses pendidikan saat ini sudah sejalan dengan tujuan itu sendiri? Tujuan dasar dari pendidikan adalah memanusiakan-manusia. Artinya, ada usaha untuk mengembangkan pemikiran manusia lewat pendidikan itu sendiri. Namun, pada kenyataannya “dimanusiawikan” terkadang berubah menjadi “dirobotkan”. Pemikiran kita terkadang di bentuk sesuai apa kata penguasa. Oleh karena itu, kini saatnya menanyakan dan mengkritisi kembali sudah layakkah pendidikan Indonesia dalam memberikan kebebasan berpikir untuk rakyat-rakyatnya? Sudahkah pemerintah memberikan pelayanan pendidikan secara menyeluruh dan utuh? Ataukah sebenarnya pendidikan Indonesia ini hanyalah salah satu bagian industrialisasi dari negara yang dirasa semakin liberal ini?

Ki Hajar Dewantara mendefinisikan pendidikan sebagai tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan bertujuan dalam menuntun (bukan menentukan) segala kekuatan kodrat (hendak Tuhan) yang ada pada anak-anak tersebut, agar kelak nantinya mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat meraih keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya.
Sedangkan menurut Plato pendidikan adalah proses yang dilakukan seumur hidup (life-long) yang dimulai dari seseorang lahir hingga kematiannya, yang membuat seseorang bersemangat dalam mewujudkan warga negara yang ideal dan mengajarkannya bagaimana cara memimpin dan mematuhi yang benar. Plato pun menambahkan pendidikan tidak hanya menyediakan ilmu pengetahuan dan kemampuan akan tetapi nilai, pelatihan insting, membina tingkah laku dan sikap yang benar. Pendidikan yang sejati (true education), akan memiliki kecenderung terbesar dalam membentuk manusia yang beradab dan memanusiakan manusia dalam hubungan mereka bermasyarakat dan mereka yang berada dalam perlindungannya. Pengertian pendiidkan menurut Plato inilah yang diadopsi oleh UU Sisdiknas nomor 20 tahun 2003.

Menurut undang-undang nomor 20 tahun 2003, pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman. Sedangkan sistem pendidikan nasional adalah keseluruhan komponen pendidikan yang saling terkait secara terpadu untuk mencapai tujuan nasional.

Tujuan dari pendidikan nasional kita adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Namun pada kenyataannya pendidikan di Indonesia masih menyisakan lubang besar. Proses menuju tujuan yang mulia itu sepertinya tidak berjalan berimbang. Jika dikerucutkan, ada beberapa permasalahan besar yang menuntut untuk segera diselesaikan:
1. Pemerataan pendidikan
Penyebab tidak meratanya pendidikan di Indonesia adalah karena kondisi geografis Indonesia yang terbentuk atas gugusan pulau-pulau, ditambah tidak ada akses transportasi yang memadai untuk menjangkau daerah-daerah terpencil. Anies Baswedan mengatakan, sebanyak 75 persen sekolah di Indonesia tidak memenuhi standar layanan minimal pendidikan. Mulai dari tenaga pendidik hingga fasilitas pendidikan belum merata secara keseluruhan di Indonesia. Pusat Perkembangan masih terjadi di Pulau Jawa secara masif. Pembangunan secara timpang sangat terasa diberbagai kepulauan di luar jawa. Listrik masih sulit didapatkan, Jalan raya yang tidak layak, bahkan jembatan sebagai akses terputus.

2. Politisasi pendidikan
Politisasi pendidikan juga mengancam negara ini di dunia modern saat ini. Pendidikan yang merupakan nyawa dari sebuah negara akan sangat berbahaya ketika harus mendapatkan tekanan politik. Hal ini pernah terjadi pada masa orde baru dimana pendidikan harus tercampur dengan politik. Pendidikan seakan menjadi sebuah alat penguatan legitimasi dari masa tersebut. akan sangat disayangkan jika pendidikan dengan politik ini menjadi satu dan tercampur. Dampak yang menjadi ironi bagi pendidikan Indonesia. Bahkan sampai saat ini politisasi pendidikan masih dijumpai di daerah-daerah di Indonesia dimana masih terjadinya nepotisme dalam pengangkatan pegawai.

3. Industrialisasi pendidikan
Menurut Anies Baswedan, Indonesia menjadi peringkat 103 dunia, negara yang dunia pendidikannya diwarnai aksi suap- menyuap dan pungutan liar. Dengan ini, bisa dikatakan pendidikan di Indonesia menjadi lahan bisnis beberapa pihak birokrat yang tidak bertanggung-jawab. Selain suap-menyuap dan pungutan liar, yang disoroti lebih lanjut adalah menjamurnya pertumbuhan bimbingan belajar yang menawarkan berbagai paket harga, semakin mahal semakin lengkap fasilitas, tips dan trik cara belajar cepat yang diberikan. Ini kembali lagi kepada pergeseran tujuan pendidikan yang sudah melenceng jauh dari sasaran. Penekanan pada hasil dibandingkan proseslah yang menyebabkan perkembangan bimbel ini menyebar.

4. Kualitas pendidik
Menurut data, nilai rata-rata kompetensi guru di Indonesia hanya 44,5. Padahal, nilai standar kompetensi guru adalah 75. Tunjangan dan sertifikasi menjadi iming-iming pemerintah dalam meningkatkan kualitas guru. Namun, di sini kata pendidik tidak saja merujuk hanya kepada guru, tapi kata pendidik di sini juga merujuk untuk semua masyarakat terdidik. Karena, pendidikan di Indonesia ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan guru saja, tapi semua komponen masyarakat, terutama mereka yang mengerti keadaan pendidikan saat ini.
Permasalahan-permasalahan pendidikan di Indonesia seakan terus bertambah belum selesai mengatasi masalah yang lama sudah muncul masalah yang baru. Seperti masalah Ujian Nasional. Dimana UN sendiri dalam beberapa tahun ini menjadi topik menarik menjelang pertengahan tahun/pergantian tahun ajaran. Setiap tahun terjadi perubahan kebijakan dan standar nilai yang menjadi patokan akan lulus dan tidaknya seorang pelajar. Pada tahun 2015 ini juga terjadi kebijakan baru dimana kelulusan tidak lagi ditentukan oleh UN. Dan hal ini tercantum di dalamPermendikbud No 44/2014 tentang Ujian Nasional. Ujian nasional (unas) tidak menentukan lagi. Mulai 2015, persentase kelulusan siswa bakal berimbang antara ujian nasional dan ujian sekolah. Yaitu dengan angka nilai perbandingan 50:50.
Selain hal itu juga ada kebijakan baru mengenai proses UN yaitu ujian menggunakan sistem digital “online”. Entah apa yang difikirkan oleh pemerintah, kebijakan yang satu ini seakan menurut saya sangat mendadak sehingga terjadi beberapa permasalahan. Seperti ganguan listrik dan jaringan komputer. Selain itu muncul masalah kebocoran soal, mengutip dari Solopos.com, JAKARTA – Kepolisian RI kesulitan menyelidiki kasus bocornya soal Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas di halaman Google Drive.
Maka kawan-kawanku yang baik, begitulah kabar pendidikan Indonesia saat ini. Bopeng memang, namun masih bisa kita muluskan lagi dengan krim bernama kepeduliaan dan tawaran solusi.
Adapun solusi yang kami tawarkan untuk pemerintah dalam menanggapi pendidikan di Indonesia adalah:
1. Menuntut pemerintah untuk mengkaji kembali pergantian kurikulum yang dirasa terlalu singkat, dan menyempurnakan kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pendidikan Nasional.
2. Mendukung pemerintah dalam mengeluarkan program-program yang telah berhasil dilakukan, seperti program SM3T (terdepan, terluar, tertinggal) dalam usaha melakukan pemerataan pendidikan.
3. Hapuskan Politisasi Pendidikan yang selama ini membatasi ruang gerak siswa untuk mengeksplorasi lebih jauh mata pelajaran yang diajarkan.
4. Tingkatkan kesejahteraan guru
5. Perbaiki sistem Ujian Nasional, seperti masalah UN Online. Kami menyayangkan kenapa uji coba sistem baru ini langsung di UN tidak melalui ujian yang tingkatanya lebih rendah terlebih dahulu.